Cara Pindah Backup dan Import Postingan dari Blogspot ke WordPress

By | Oktober 31, 2016

Cara Pindah dari Blogspot ke WordPress

Kami mendapatkan banyak pertanyaan dari orang-orang yang mau memindahkan blog mereka dari Blogspot ke WordPress. Hari ini kami akan mengajarkan bagaimana caranya. Diperjelas dulu dari awal, yang kami maksud adalah memindahkan akun Blogspot.com gratisan ke situs self-hosted WordPress, BUKAN ke akun WordPress.com gratisan. Ini adalah tutorial untuk orang-orang yang sudah memiliki pengetahuan teknis yang cukup. Jika kamu masih pemula, sepertinya perlu minta bantuan orang lain untuk memindahkan postingan-postingan lama kamu karena teknisnya cukup rumit. Atau kalau mau gampang sih, mulai dari nol (web kosong) dengan situs WordPress yang baru. Pindah dari Blogspot ke WordPress

Langkah 1 – Bikin Self-Hosted WordPress Blog

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mendaftar untuk sebuah hosting plan (hard drive space dalam website), domain name (custom web address seperti www.pergidulu.com, www.jalan2liburan.com, dll) dan install WordPress. Kami merekomendasikan langkah-langkah ini dilakukan melalui Bluehost karena mereka adalah hosting provider untuk WordPress yang terbesar dan paling bisa diandalkan saat ini. Interserver juga bagus, tapi cek dulu, siapa tahu lagi ada special deal. Kami sudah menuliskan panduan step-by-step cara mendaftar ke Bluehost and membuat self-hosted wordpress blog di sini. Pastikan kamu sudah mengikuti panduan tersebut sebelum melanjutkan ke langkah selanjutnya! (if you’re wondering what the difference between blogspot, wordpress.com and wordpress.org (self-hosted wordpress) is, we’ve also written about that).

Langkah 2 – Export dari Blogspot

Kalau kamu sudah punya domain name sendiri, web hosting dan wordpress yang diinstal dari Bluehost, sekarang saatnya memindahkan postingan-postingan lama dari Blogspot ke blog wordpress yang baru. Login ke dashboard blogspot dan pilih settings –> other, dan di bawah Blog Tools klik Export Blog.Export dari Blogspot

Sebuah box akan muncul dan meminta kamu untuk mendownload blog kamu — simpan file ini di komputer kamu. File tersebut berisi semua postingan blog kamu dalam format yang mudah dibaca oleh komputer, bentuknya file XML.

Langkah 3 – Import ke Blog WordPress yang baru

Login ke  situs wordpress kamu seperti biasa. Kalau kamu lupa bagaimana caranya, layar login kamu akan muncul dengan alamat seperti ini –> www.contoh.com/wp-admin/

Di sisi kiri layar, klik tools –> import kemudian klik Blogger. Klik tombol Install. Tahap ini akan memulai pemasangan plugin yang akan mengimpor postingan-postingan kamu. Import ke WordPress dari Blogspot

Setelah plugin terpasang, klik Activate Plugin dan Run Importer. Sebuah layar baru akan muncul dan meminta kamu untuk mengupload sebuah file XML.

File yang diminta adalah file yang tadi kita download dari blogspot di Langkah ke-2. Cukup klik tombol Choose File untuk upload file XML kamu. Terakhir, klik tombol Upload File dan Import untuk memulai proses impor blog.

Setelah semua postingan blog diimpor, wordpress akan menanyakan author mana yang akan dicantumkan di masing-masing postingan. Kamu bisa mencantumkan author yang sudah ada di wordpress ataupun membuat author yang baru lagi. Kami merekomendasikan untuk memilih author yang sudah ada — kamu!

Sekarang kamu sudah berhasil mentransfer semua postingan blog kamu dari Blogspot ke wordpress! Kamu bahkan bisa mengecek semua postingan dengan cara mengetik alamat baru website kamu dan memastikan semua postingannya sudah ada di sana. Kamu bisa berhenti di langkah ini, atau bisa lanjut lagi ke langkah berikutnya untuk memastikan blog lama kamu secara otomatis redirect ke blog baru kamu. Langkah-langkah berikutnya ini diperuntukkan bagi intermediate user.

Langkah 4 – Permalinks

Dalam wordpress kita bisa memilih bagaimana alamat website kita ingin ditampilkan. Kebanyakan orang memilih untuk ditampilkan dengan format seperti ini –> www.contoh.com/my-blog-post/. Namun karena kita baru saja mengimport postingan lama dari Blogspot, sebaiknya kita memastikan bahwa alamat website kita sama seperti format di Blogspot yaitu –> www.contoh.com/2015/11/my-blog-post/wordpress ganti permalinks

Karena itu, kita perlu mengubah permalinks di wordpress melalui option di kolom sebelah kiri layar dan klik settings –> permalinks. Pilih Month and Name kemudian klik save.

Langkah 5 – Redirect dari Blogspot ke WordPress

Sebuah langkah lebih rumit yang kamu bisa lakukan setelah mentransfer semua postingan kami dari Blogspot ke wordpess adalah memastikan semua yang klik ke blog lama kamu otomatis redirect ke blog baru kamu. Langkah ini terdiri dari 2 tahap dan sedikit teknis, tapi kami pikir kebanyakan orang pasti bisa melakukannya!

Pertama-tama, login ke dashboard Blogspot kamu dan klik settings –> template. Scroll ke bagian bawah halaman dan klik revert to classic template. Setelah berganti ke classic template kamu akan melihat sebuah area bernama Edit Template HTML. Kamu perlu mengganti semuanya di area ini dengan kode di bawah ini. Ya, hapus semua kode yang ada di area Edit Template HTML saat ini dan ganti dengan kode di bawah ini. Dengan melakukan ini, kamu memberitahukan kepada Blogspot bahwa kamu tidak mau lagi menampilkan template sebelumnya ke para pembaca — kamu menginginkan supaya secara otomatis akan redirect ke blog WordPress baru kamu.

<html>
 <head>
  <title><$BlogPageTitle$></title>

   <script>
    <MainOrArchivePage>
    window.location.href="http://contoh.com/"
    </MainOrArchivePage>
    <Blogger>
     <ItemPage>
     window.location.href="http://contoh.com/?blogger=<$BlogItemPermalinkURL$>"
     </ItemPage>
    </Blogger>
   </script>

   <MainPage>
   <link rel="canonical" href="http://contoh.com/" />
   </MainPage>

   <Blogger>
    <ItemPage>
    <link rel="canonical" href="http://contoh.com/?blogger=<$BlogItemPermalinkURL$>" />
    </ItemPage>
   </Blogger>
 </head>

 <body>
  <MainOrArchivePage>
   <h1><a href="http://contoh.com/"><$BlogTitle$></a></h1>
  </MainOrArchivePage>
  <Blogger>
   <ItemPage>
    <h1><a href="http://contoh.com/?blogger=<$BlogItemPermalinkURL$>"><$BlogItemTitle$></a></h1>
    <$BlogItemBody$>
   </ItemPage>
  </Blogger>
 </body>
</html>

Pastikan kamu sudah mengganti “contoh.com” dengan alamat website kamu sendiri. Save template kamu.

Proses selanjutnya dalam langkah ini adalah membuat redirection dalam WordPress itu sendiri. Di sisi kiri layar wordpress klik Appearance –> Editor. Lalu di sebelah kanan layar cari functions.php kemudian klik. Proses ini akan load file functions.php kamu, sebuah bagian penting di blog wordpress kamu. Setelah file functions.php file terbuka, copy rangkaian kode di bawah ini SEBELUM tag penutup ?> yang ada di paling akhir text box. Sangat penting untuk memastikan rangkaian kode ini dimasukkan di tempat yang telah disebutkan tadi. Kalau tidak, bisa bikin blog kamu rusak. Sekali lagi, pastikan rangkaian kodenya dimasukkan tepat SEBELUM tag ?> terakhir di sebuah baris yang baru.

function blogger_query_vars_filter( $vars ) {
  $vars[] = "blogger";
  return $vars;
}
 
add_filter('query_vars', 'blogger_query_vars_filter');
 
function blogger_template_redirect() {
  global $wp_query;
  $blogger = $wp_query->query_vars['blogger'];
  if ( isset ( $blogger ) ) {
    wp_redirect( get_wordpress_url ( $blogger ) , 301 );
    exit;
  }
}
 
add_action( 'template_redirect', 'blogger_template_redirect' );
 
function get_wordpress_url($blogger) {
  if ( preg_match('@^(?:https?://)?([^/]+)(.*)@i', $blogger, $url_parts) ) {
    $query = new WP_Query ( 
      array ( "meta_key" => "blogger_permalink", "meta_value" => $url_parts[2] ) );
    if ($query->have_posts()) { 
      $query->the_post();
      $url = get_permalink(); 
    } 
    wp_reset_postdata(); 
  } 
  return $url ? $url : home_url();
}

Setelah menyimpan (save) semua perubahan tersebut, siapapun yang klik postingan di blog Blogspot lama kamu akan redirect ke postingan yang benar di blog baru kamu. Keren kan?

Jadi, selesai sudah! Sekarang blog kamu sudah dipindahkan dari Blogspot ke self-hosted wordpress dan juga di-redirect supaya kamu tidak kehilangan pembaca kamu dan tidak ada 2 versi blog yang  berbeda di internet.

Beberapa hal yang perlu diingat dalam proses ini:

  • Pertama, foto-foto dari blog Blogspot lama kamu belum dipindahkan ke WordPress. ketika pembaca melihat postingan lama kamu di blog baru, foto-fotonya akan terlihat normal. Namun kenyataannya, foto-foto tersebut masih tersimpan secara fisik di server Blogspot. Seharusnya ini tidak jadi masalah, dan pembaca kamu pun tidak akan tahu perbedaannya. Tapi ini artinya jangan sampai kamu menghapus akun Blogspot lama kamu!
  • Kedua, beberapa link dalam postingan lama kamu yang sudah ada di situs wordpress bisa jadi rusak. Kamu mungkin tidak akan tahu yang mana yang rusak. Jadi lebih baik kalau kamu periksa satu-satu link yang ada di postingan lama dan pastikan semuanya ok. Misalnya, dulu kamu membuat link ke postingan tertentu di Blogspot lama kamu….link tersebut akan masih ada waktu kamu transfer postingan itu ke WordPress. Seharusnya sih link-nya masih jalan, tapi kadang-kadang ada yang rusak. Bukan masalah besar, tapi lebih baik kalau dipastikan lagi link-nya jalan semua.
  • Ketiga, kami tidak bisa bantu kamu mengerjakan proses transfer ini. Banyak website yang meminta ratusan dolar untuk jasa pemindahan seperti ini, tapi kami sudah beberkan rahasianya di sini 🙂
  • Terakhir, jangan tergoda menggunakan jasa web hosting Indonesia yang murah kalau kamu memang serius ngeblog. Kami merekomendasikan Bluehost dengan satu alasan — mereka adalah hosting servis paling MURAH dan BAGUS yang ada saat ini.
Source: pergidulu
 

Saya yakin sobat tahu lah apa tujuan saya menciptakan tutorial ini, yaps, untuk mengantisipasi jika blog kita dihapus oleh si embah google sebagai pemilik layanan blogger gratisan ini. Sebagaimana yang kita tahu sebelumnya bahwa blogger sedang rajin-rajinnya membersihkan blog-blog sampah yang terkadang yang bukan sampah ikutan terkena imbasnya.

Tutorial ini hanya untuk yang blognya sudah melakukan custom domain TLD. Bagi yang masih menggunakan subdomain blogspot.com, mohon maaf sekali tutorial ini sama sekali tidak berguna, tapi gak ada salahnya juga sih untuk dibaca. itung-itung menghargai saya yang sudah capek-capek nulis 😀

Sebenarnya jika kita tidak melakukan hal aneh-aneh dan selalu mematuhi TOS yang diberikan oleh blogger.com blog kita Insya Allah akan aman dari penghapusan. Tapi tentu saja nggak ada salahnya untuk melakukan antsipasi.

Antisipasi yang bisa kita lakukan sangatlah sederhana, yaitu dengan melakukan backup blog kita secara berkala agar jika blog kita terkena musibah kita bisa memindahkannhya ke platform lain, dalam hal ini khususnya WordPress.

Cara backup postingan di blogger

Langsung saja untuk cara mem-backup blog kita, pertama masuk ke menu setelan blog sobat,

Cara Backup Postingan Blogspot dan Pindah ke WordPress

Setelah itu klik Lainnya:

Cara Backup Postingan Blogspot dan Pindah ke WordPress

Selanjutnya klik Ekspor blog:

Cara Backup Postingan Blogspot dan Pindah ke WordPress

Terakhir tinggal sobat simpan di komputer sobat:

Cara Backup Postingan Blogspot dan Pindah ke WordPress

Nah cara di atas silakan sobat lakukan secara rutin sesuai kebutuhan, kecuali jika sobat ingin langsung memindahkan blog sobat ke wordpress tanpa harus menunggu dihapus google, maka cukup lakukan sekali saja.

Selanjutnya pertanyaanya adalah: “setelah backup postingan terus diapain?” ya tidak diapa-apain sampai blog kita terkena musibah dihapus google, tapi mudah-mudahan sih nggak terjadi demikian. Tapi jika blog kita benar-benar bernasib buruk maka inilah saatnya untuk memindahkan postingan yang sudah kita backup ke tempat lain yang lebih aman, dalam hal ini adalah wordpress self host.

Cara memindahkan blog yang sadah dihapus ke WordPress

Ada beberapa langkah untuk memindahkan postingan kita dari blogspot ke wordpress yang jujur saja saya agak puyeng dalam hal ini karena bingung nyusunya gimana supaya mudah dipahami. Tapi saya coba yang saya bisa.

Kurang lebih langkah-langkahnya seperti ini:

  • Sewa web hosting
  • Add Domain
  • Instal wordpress
  • Setting nameserver domain
  • Setting URL permalink
  • Impor postingan
  • Selesai

Sekarang lebih jelasnya..

1. Sewa Web Hosting

Pertama yang perlu sobat lakukan tentu saja harus menyiapakan sebuah web hosting untuk menyimpan blog kita nantinya supaya bisa diakses di internet. Banyak layanan web hosting saat ini, namun jika sobat mencari web hosting yang murah tapi bagus saya rekomendasikan menggunakan hosting hawkhost

2. Add Domain

Langkah kedua adalah menambakan domain ke web hosting kita. Domain yang akan kita tambahkan di sini adalah domain yang sedang sobat gunakan di blogspot.

3. Instal WordPress

Langkah selanjutnya adalah menginstal mesin WordPress di hosting kita. Untuk tutorial cara instal wordpress sendiri sudah sangat banyak sekali yang membahasnya, jadi silakan bisa sobat mencarinya sendiri. Pastikan sobat menginstal wordpress pada alamat domain yang akan sobat pindahkan.

4. Setting Nameserver Domain

Sama halnya seperti instal wordpress, cara setting nameserver domain juga bisa dibilang sudah sangat umum, saya yakin sobat sudah bisa. Kalaupun belum bisa, sudah banyak yang menuliskan tutorialnyai. Intinya di sini adalah kita mengarakan domain yang sedang kita gunakan di blogspot ke web hosting baru yang sudah kita sewa sebelumnya.

5. Setting URL permalink

Pada langkah ini bisa dibilang sangat penting karena di sinilah kunci supaya blog kita tidak kehilangan banyak visitor meskipun sudah berpindah ke wordpress. Pada langkah ini saya anggap sobat sebelumnya sudah berhasil mengistal wordpress dan mengarahkan domainnya. Sekarang yang perlu sobat lakukan adalah masuk ke dashboard blog sobat di www.namadomain.com/wp-admin.

Setelah masuk, selanjutnya menuju ke menu Settings > Permalinks

Cara Backup Postingan Blogspot dan Pindah ke WordPress

Pilih/Check pada bagian Custom Structure dan masukan susunan permalink ini: /%year%/%monthnum%/%postname%.html

Cara Backup Postingan Blogspot dan Pindah ke WordPress

Terakhir klik Save Changes dan selesai sudah..

6. Impor Postingan

Nah sekarang saatnya untuk memindahkan postingan-postingan yang sudah sobat  backup sebelumnya. Pertama yang harus sobat lakukan adalah menconvert file .xml yang berisi backup postingan blogspot tadi menjadi file .xml versi wordpress agar nantinya bisa kita import ke wordpress. Caranya mudah sekali, cukup masuk ke alamat http://blogger2wordpress.appspot.com/ dan upload file .xml blog sobat:

Cara Backup Postingan Blogspot dan Pindah ke WordPress

Klik Convert dan tinggal sobat simpan saja file hasil convertnya ke komputer sobat.

Langkah berikutnya adalah mengimpor file .xml yang suda diconvert tadi ke wordpress. Caranya masuk ke dashboard blog wordpress sobat, Klik menu Tools > Import:

Cara Backup Postingan Blogspot dan Pindah ke WordPress

Pilih WordPress:

Cara Backup Postingan Blogspot dan Pindah ke WordPress

Upload file .xml yang sudah diconvert tadi:

Cara Backup Postingan Blogspot dan Pindah ke WordPress

Klik Submit:

Cara Backup Postingan Blogspot dan Pindah ke WordPress

7. Selesai………………..

Cara Backup Postingan Blogspot dan Pindah ke WordPress

Nah sekarang kita tidak perlu khawatir lagi jika blog kita dihapus olah google yang terpenting kita harus rajin membackup postingan secara berkala.

Update:
Bagi sobat yang blognya sudah memilki banyak postingan mungkin akan menemukan kegagalan dengan cara diatas karena ukuran file .xml blog sobat terlalu besar dan tidak bisa diconvert menggunakan tool di atas.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut sobat bisa mengakalinya dengan mengimport file .xml blog sobat ke blog baru (sobat membuat blog baru di blogspot), setelah itu sobat bisa memindahkannya ke wordpress dengan cara umum, menggunakan plugin atau fitur import yang ada di wordpress.

Karena saya sadar jika tutorial yang saya tulis di atas jauh dari kata sempurna, maka segala sesuatu yang kurang jelas bisa disampaikan melalui komentar. Kurang lebihnya mohon maaf dan terimakasih.

Source: sugeng.id